Berawal dari sebuah iklan atau apalah.., yang dulu 4 bulan sebelum keberangkatan sungguh menarik yaitu tentang "ke luar negeri tidak lah semahal yang ada dipikiran masyarakat." Saya baca-baca tuh artikel serta browsing artikel yang isinya tentang pengalaman liburan backpacker atau syarat-syarat bepergian ke luar negeri. Setelah saya baca salah satu artikel, ternyata untuk berpergian keluar negeri ada yang gampang ada juga yang lumayan rumit. Yang gampang itu maksudnya keluar negeri tanpa Visa dan biaya hidupnya juga lumayan lah ( ga mahal2 banget ) jadi keluar negeri dengan bermodalkan data diri Paspor saja, negara-negara yang dapat dimasuki oleh WNI tanpa Visa misalnya Singapore, Malaysia, dan Thailand. Ke-3 negara tetangga itu dapat dimasuki oleh WNI bermodalkan Paspor saja. Dan negara lain walaupun dekat dengan Indonesia yang tidak saya sebutkan tadi dapat dimasuki oleh WNI bermodalkan Paspor dan Visa.
Hari ke-1
Begitu saya landing di KLIA2 dengan pesawat airasia dari Jogjakarta, saya langsung mengganti simcard dengan simcard lokal negara ini di ruang kedatangan. Langsung saya menuju ke KL Sentral menggunakan AeroBus yang ada di lantai bawah bandara. Begitu saya sudah sampai di KL Sentral dengan perjalanan yang lamanya 2 jam, kemudian saya langsung berganti transportasi menggunakan LRT Kelana Jaya tujuan pasar seni. ( saya ragu-ragu saat dihadapkan dengan mesin tiket LRT tsb. karena saya kira caranya rumit dan tidak paham dengan bahasanya. Namun setelah saya coba, ternyata mudaaaah sekalii..! wuuuw) .
Perjalanan KLSentral - PasarSeni memakan waktu 3-4 menit saja. Dan hotel yang saya booking berdekatan dengan stasiun tsb, jadi mau pergi kemana-mana gampang. Begitu saya checkin dan menaruh barang-barang, saya langsung ganti baju dan pergi ke KLCC melalui stasiun PasarSeni tsb. KLCC adalah kawasan yang terletak berdekatan dengan menara petronas yang bergengsi itu. Untuk kesini enaknya adalah malam hari, karena lampu menara telah menyala dan ada pertunjukan air mancur yang disorot lampu warna-warni. Setalah dari KLCC untuk berfoto ria, saya kemudian balik ke hotel dan cari makan.
Hari ke-2
Hari ke-2
Diawali jalan-jalan santai ke Dataran Merdeka, KL City Gallery, dan cari makan lagi. Terus balik ke KLCC melalui stasiun Masjid Jamek yang terletak dekat dengan dataran merdeka. Setelah sampai ke KLCC untuk menikmati pagi hari yang cerah dibawah menara petronas, saya lalu mencoba sarana transportasi gratis yaitu GoKL. Saya naik GoKL dan turun di area Bukit Bintang. Kalau ingin beli barang-barang bergensi, disinilah tempatnya. Saya di Bukit Bintang untuk jalan-jalan santai dan menikmati salah satu kuliner malaysia atau india, yaitu roti canai(roti yang tipis dan dimasak diwajan tanpa menggukan minyak).
Setelah sore tiba, saya kembali ke Hotel untuk mandi dan istirahat sejenak. Sesuai itinarary yang saya buat sebelum liburan, malam ini saya akan mengunjungi salah satu tempat kuliner yaitu jalan Alor, disana banyak sekali orang-orang yang berjajar menawarkan makanan , tapi tidak semua makanan yang dijual disini halal.
Setelah makan dan menikmati jalan-jalan hari ini, saya langsung kembali ke hotel untuk tidur.
Hari ke-3
Packing-packing barang ke backpack untuk siap-siap balik ke Tanah Air tercinta. Setelah itu saya sarapan dengan makanan yang telah disediakan di hotel. Saya kembali jalan-jalan ke lokasi yang tempatnya tidak jauh dari hotel, yaitu Petaling Street' disanalah saya membeli oleh-oleh untuk orang-orang yang minta oleh-oleh sewaktu disekolah nanti ... ckckckck . Setelah itu saya melanjutkan perjalanan ke KL CityPark disana terdapat taman yang sangat luas dan juga terdapat kolam renang dibagian tengahnya.
Usai lelah berjalan-jalan ditaman yang luasnya lebih dari 3 kali diameter menara petronas, saya kembali ke hotel untuk check out. Saya kembali Ke bandara menggunakan kereta cepat KLIA transit. Dan sesampainya dibandara saya menunggu pesawat yang lamanya 2 jam. Saya menggunakan AirAsia Malaysia. Dan setelah semua penumpang masuk kedalam cabin, pesawat harus menunggu waktu 1 jam untuk menunggu hujan deras reda. Namun karena cuaca tidak mendukung untuk ditunggu selama 1 jam, maka pesawat dipaksakan lepas landas jam 16.20 waktu lokal, padhahal pesawat harusnya take off jam 15.00. Selama di udara, pesawat anjlok kira-kira 7 kali, dan waktu pramugarinya membagikan makanan pun' pesawatnya masih sedikit goyang-goyang.
Waah..., ini memang pengalaman mengesankan bagi saya...
Waah..., ini memang pengalaman mengesankan bagi saya...
Biaya yang saya keluarkan.
1. Tiket pesawat PP Jogja - KL (Rp.1.000.000.-)
2. SimCard Lokal ( RM26 = Rp. 86.000)
3. Hotel 3D2N (Rp.315.000)
4. Makan sebanyak 8 Kali ( Rp. 150.000 )
5. Transport dalam kota "LRT " ( Rp. 30.000.-)
6. Transportasi PP pasar seni-bandara "AeroBus dan Kereta KLIA transit( 140.000.-)
7. Oleh-oleh (Rp. 100.000.-)
Total dari harga-harga yang kurang lebih diatas, kira-kira saya mengeluarkan budget sebesar:
Rp. 1.7 Juta . (Bisa banget kurang dari itu)